Rabu, 17 Juni 2009

Bintang Jatuh


BINTANG JATUH

Kami pernah menyala
berdua bernyawa
Kemudian mati bersama

Kini ku kembali
Dalam dendam ke jalanan sepi

Aku sudah mati
tetapi di sini ku bergetar lagi
Aku sudah mati
tetapi di sini ku bergoncang lagi

Di sini aku
berdiri di tempatku yang dulu
dimana ku sering merenungimu

Bulan kehilangan
satu bintang yang tidak pernah mampu bersinar

Langit kesepian
karena jatuh satu bintang suram

Kumenangisi jatuhnya bintang
Ku tak mampu menghidupkan

(mengingatmu, bergetar, bergoncang)

-Yeanny Mardiantini Purwonosari-

Musnah Bersama Cinta


MUSNAH BERSAMA CINTA

Coba lihat gelembung sabun itu
Bagus kan sayank
Banyak warna jika cahaya menyinarinya

Biarkan tangan jahil kita menyentuh
Pasti pecah dan musnah

Seperti bunga hatiku
Amat sangat indah, hanya satu malam ini
Merasakan dekapan hangat cinta yg tabu

Biarkan air shower membasahi tubuh kita
Biarkan semua darah membeku

Dan menjelang pagi buta
Disaat kau kembali pada wanitamu
Disitulah darahku mengalir dari lubang kehidupan

Biarkan aku musnah
Bersama CINTA yg tak seharusnya

-Batas-